Jumat, 17 Februari 2012

cara buat gitar(franzisca)


Cara Membangun Neck Electric Guitar

Gitar listrik adalah alat musik yang tetap tidak berubah sejak awal. Inovasi telah dilakukan sepanjang tahun, namun struktur utama dan blok bangunan untuk konstruksi tinggal konstan. Salah satu bagian yang paling penting dari desain gitar listrik adalah lehernya. Leher gitar listrik tidak sebagai dasar seperti yang Anda bayangkan; banyak pilihan dapat disesuaikan dengan spesifikasi Anda.

Instructions Petunjuk

  1. 1 1
    Pilih gaya leher Anda ingin memiliki. Apakah itu menjadi melengkung headstock Fender Stratocaster dari atau terlihat lebih persegi dari Gibson Les Paul, gitaris preferensi masing-masing memiliki pribadinya sendiri.
  2. 2 2
    Pilih jenis kayu Anda ingin leher harus terbuat dari. Pilihan paling umum dari leher gitar terbuat dari maple. 
    Namun, Anda dapat menyesuaikan dibuat dari kayu, Koa atau kenari, hanya untuk beberapa nama.
  3. 3 3
    Pilih radius leher yang sesuai berdasarkan apa yang lebih nyaman untuk bermain individu. radius Leher dapat berkisar antara 7,25 inci sampai 16 inci dengan 9,5 inci menjadi ukuran paling umum. Namun, berdasarkan ukuran tangan Anda sendiri dan panjang jari, jari-jari leher bisa lebih tinggi atau lebih rendah.
  4. 4 4
    Pilih kacang lebar untuk leher gitar Anda. Kacangnya memiliki garis di bagian paling atas fret pertama; lebar yang memutuskan berapa luas akan fretboard. Ukuran kacang berkisar dari 1 5 / 8 inci ke 1 7 / 8 inci.
  5. 5 5
    Pilih pilihan untuk disesuaikan frets. Fret ukuran paling umum untuk gitar listrik disebut medium-jumbo.Namun, jika Anda ingin lebih besar frets Anda memiliki pilihan untuk memilih jumbo frets. Setelah itu, jenis inlays Anda inginkan dalam frets perlu diputuskan. Ini adalah indikator, biasanya sebuah titik kecil, yang menandakan, 3, 5, 7, 9, 12, 15, 17, 19 dan 21 frets. Namun, desain tertentu yang digunakan adalah terserah Anda.
  6. 6 6
    Kunjungi website gitar-bangunan seperti warmoth.com atau usacustomguitars.com dan masukan semua pilihan Anda yang dipersonalisasi untuk membangun leher gitar kustom Anda sendiri. Jika Anda tahu bagaimana menggunakan alat-alat kerja kayu, Anda dapat menggunakan pilihan Anda dari langkah-langkah sebelumnya sebagai spesifikasi Anda dan membuat sendiri.

Kamis, 12 Agustus 2010

INOVASI UNTUK DESAIN ACOUSTIC GUITAR 
 Makalah ini menyajikan studi kasus penelitian yang mengarah ke suatu yang signifikan.inovasi di sektor gitar akustik.
Gitar akustik selama berabad-abad didesain dan pengembangan dengan kayu, dan telah berkembang menjadi suatu pola dasar dan produk tradisional dengan pengguna yang relatif konservatif dasar. Seperti banyak sektor produk lain, akustik gitar kebanyakan sekarang massa-diproduksi di Cina, di mana biaya tenaga kerja yang rendah berkontribusi rata-rata.keluar-harga-pabrik hanya Rp.200,000,- Makalah ini menjelaskan penelitian menjadipergeseran yang dramatis untuk bahan gitar,meski itu jauh dari fabrikasi kayu, menujuperakitan komponen termoplastik dibentuk industri.Hal inimengusulkan bahwa seperti pergeseran material dapat menyebabkan kompetitif massalpembuatan gitar akustik di luar negara biaya tenaga kerja rendah, sedangkan.menyegarkan rancangan alat musik ini populer. Penekanan ditempatkan pada mengartikulasikan estetika teknis,, pasar, dan komersial. persyaratan gitar akustik termoplastik.Masalah penting. sumber formulir yang sesuai nasihat untuk membantu desain produk dibahas.Fokus adalah pada soundboard gitar, sebagai-suara menghasilkan pokok komponen dari instrumen.Tiga kesimpulan yang dicapai, berdasarkan. soundboard mematenkan teknologi yang muncul dari penelitian.Pertama, 
dibangun dengan soundboards polikarbonat dapat berbusamenyaingi kualitas mitra kayu, membuka jalan bagi kemungkinan baru industri alat musik polimer. Kedua, 
berbusa polikarbonat soundboards memiliki sifat fisik material yang berbeda untuk mengejutkankayu belum memberikan kinerja akustik setara. And third, innovation in Dan ketiga, inovasi dalammanfaat produk ini sektor yang lebih dari designerly cara mengetahui dan operasi dan kurang dari penemuan ilmiah.

contoh model gitar akustik dan elektrik


gitar termahal(franzisca)


6 Gitar Termahal di Dunia

Kita tahu bahwa gitar adalah instrumen musik yang paling umum dan populer. Berikut ini adalah 6 gitar termahal di dunia :
“Lenny” – Stevie Ray Vaughan’s 1965 Fender Composite Stratocaster: $623,500
Gitar mahal
Great blues guitarist, Stevie Ray Vaughan, dihadiahkan oleh istrinya Lenny pada ultah yang ke 26 tahun 1980. Ini adalah gitar favoritnya dan terus dipakai sampai dia meninggal tahun 1990.
Eric Clapton’s C.F. Martin & Co., circa 1939: $791,500
Gitar mahal
Salah satu gitar Eric Clapton masuk kedalam list. Alasannya adalah, Eric Clapton ialah salah satu dari sedikit gitaris yang menjual gitarnya. Namun gitar ini dijual demi menggalang dana untuk Crossroads Rehabilitation Center.
Eric Clapton’s 1964 Gibson ES0335 TDC: $847,500
Gitar mahal
Sering digunakan oleh Clapton pada tahun 1964. Ini adalah gitar jenis gibson termahal yang pernah dilelang.
Blackie – Stratocaster hybrid: $959,500
Gitar mahal
Pada tahun 1970, setelah mendapat pengaruh dari gitaris lainnya, Jimi Hendrix, Eric Clapton kemudian beralih dari gibson ke stratocaster. Blackie terjuang dipelelangan pada tahun 2004 seharga $959,500.
Bob Marley’s Custom made Washburn 22 series Hawk: estimated Price $1.2 to 2 million
Gitar mahal
Digolongkan sebagai aset nasional oleh pemerintah Jamaica, gitar ini adalah salah satu dari tujuh gitar yang dimiliki oleh icon reggae ini.
Reach out to Asia Fender Stratocaster: $2.7 million
Gitar mahal
Gitar ini terjual pada pelelangan di Qatar tahun 2005, sebuah pelelangan untuk membantu korban tsunami di Asia. Dikoordinasi oleh Bryan Adams, ditandatangani oleh Mick Jagger, Keith Richards, Eric Clapton, Brian May, Jimmy Page, David Gilmour, Jeff Beck, Pete Townsend, Mark Knopfler, Ray Davis, Liam Gallagher, Ronnie Wood, Tony Iommi, Angus & Malcolm Young, Paul McCartney, Sting, Ritchie Blackmore, Def Leppard dan Bryan Adams sendiri.

...Kirim kisah dan gambar unik ini ke teman kamu !!!

Selasa, 14 Februari 2012

Konser 3 Generasi (moh.anwar)


Konser Koes Plus gebrak Jakarta

Liputan6.com, Jakarta: Grup legendaris Koes Plus menggelar konser spektakuler di Balai Sarbini, Sabtu (31/1). Ribuan telinga penonton dimanjakan dengan penampilan tiga generasi musik Koes Plus. Sebagai pembuka konser, band cilik mirip Koes Plus, T-Koes, membawakan lagu Bis Sekolah.

Setelah dihibur oleh band cilik seumur cucu Koes Plus, penonton kembali dimanjakan lantunan lagu-lagu hits `70-an hingga `80-an yang dibawakan Junior. Junior adalah band yang terdiri dari anak-anak personel Koes Plus.

Pada puncak pertunjukkan, Koes bersaudara muncul dengan tembang pembuka Bukan Kolam Susu. Sontak, penonton terhipnotis dan bernyanyi seperti sedang karaoke massa. Grup yang terbentuk tahun 1969 ini bergenre pop dan rock n roll. Jumlah personelnya empat orang, terdiri dari tiga Koeswoyo bersaudara dan Murry sebagai penabuh drum. Hingga kini, Yon Koeswoyo masih aktif dan tampil dalam konser.(OMI/David Silahooij dan Yuyung Setiawan)
Berita selengkapnya klik :
http://koesplus.bloggaul.com

Promo Album Dadakoe (moh.anwar)


Inilah generasi kedua keluarga "Koeswoyo" / Koes Bersaudara,
DAMON KOESWOYO putra Alm. TONNY KOESWOYO
DAVID KOESWOYO putra YON KOESWOYO

Miliki CD DADAKOE sekarang juga ....
Untuk wilayah kota Malang bisa diperoleh di :
"KPKA" GALERI MALANG
JL. Cidanau 2 Malang (depan sekretariat KPKA)



mengingatkan kita pada masa muda AYAH mereka ....
Sang Legenda Musik Indonesia KOES PLUS / KOES BERSAUDARA





http://dadakoe.bloggaul.com

Koes Plus (moh.anwar)


Koes Plus

Koes Plus adalah grup musik Indonesia yang dibentuk pada tahun 1969 sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara. Grup musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an ini sering dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock 'n roll di Indonesia. Sampai sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal dua anggotanya (Yon dan Murry) yang aktif.
Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh, Lex's Trio membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T'lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan Sayang yang dibawakan oleh Kahitna.

Anggota grup

Koes Bersaudara 1960 -1963
  1. John Koeswoyo - (Koesdjono)
  2. Tonny Koeswoyo - (Koestono)
  3. Yon Koeswoyo - (Koesjono)
  4. Yok Koeswoyo - (Koesrojo)
  5. Nomo Koeswoyo - (Koesnomo)
Koes Bersaudara 1963 - 1968
  1. Tonny Koeswoyo
  2. Yon Koeswoyo
  3. Yok Koeswoyo
  4. Nomo Koeswoyo
Koes Plus 1969 - 1987
  1. Tonny Koeswoyo
  2. Yon Koeswoyo
  3. Yok Koeswoyo
  4. Murry - (Kasmurry)

[sunting]Perjalanan karier

Kelompok ini dibentuk pada tahun 1969, sebagai kelanjutan dari kelompok “Koes Bersaudara”. Grup yang berasal dari Tuban ini menjadi pelopor musik pop dan rock 'n roll, bahkan pernah dipenjara karena musiknya yang dianggap mewakili aliran politik kapitalis. Di saat itu sedang garang-garangnya gerakan anti kapitalis di Indonesia.

[sunting]Era Orde Lama

Pada Kamis 1 Juli 1965, sepasukan tentara dari Komando Operasi Tertinggi (KOTI) menangkap kakak beradik Tony, Yon, dan Yok Koeswoyo dan mengurung mereka di LP Glodok, kemudian Nomo Koeswoyo atas kesadaran sendiri, datang menyusul. Adik Alm Tony Koeswoyo itu rupanya memilih "mangan ora mangan kumpul" ketimbang berpisah dari saudara-saudara tercinta. Adapun kesalahan mereka adalah karena selalu memainkan lagu - lagu The Beatles yang dianggap meracuni jiwa generasi muda saat itu. Sebuah tuduhan tanpa dasar hukum dan cenderung mengada ada, mereka dianggap memainkan musik "ngak ngek ngok" istilah Pemerintahan berkuasa saat itu, musik yg cenderung imperialisme pro barat. Dari penjara justru menghasilkan lagu-lagu yang sampai saat sekarang tetap menggetarkan, "Didalam Bui", "jadikan aku dombamu", "to the so called the guilties", dan "balada kamar 15". 29 September 1965, sehari sebelum meletus G 30 S-PKI, mereka dibebaskan tanpa alasan yang jelas.belakangan setelah Peristiwa itu berlalu,Koes Bersaudara yang masih hidup dan menginjak usia tua melakukan testimoni di depan pemirsa acara talkshow KICK ANDY (Metro TV)pada akhir 2008 bahwa di balik penangkapan mereka sebenarnya pemerintahan Soekarno menugaskan mereka dalam sebuah operasi Kontra Intelejen guna mendukung gerakan Ganyang Malaysia.

[sunting]Dari Koes Bersaudara menjadi Koes Plus

Dari kelompok Koes Bersaudara ini lahir lagu-lagu yang sangat populer seperti “Bis Sekolah”,“ Di Dalam Bui”, “Telaga Sunyi”, “Laguku Sendiri” dan masih banyak lagi. Satu anggota Koes Bersaudara, Nomo Koeswoyo keluar dan digantikan Murry sebagai drummer. Walaupun penggantian ini awalnya menimbulkan masalah dalam diri salah satu personalnya yakni Yok yang keberatan dengan orang luar. Nama Bersaudara seterusnya diganti dengan Plus, artinya plus orang luar: Murry.
Sebenarnya lagu-lagu Koes Bersaudara lebih bagus dari segi harmonisasi ( seperti lagu “Telaga Sunyi”, “Dewi Rindu” atau “Bis Sekolah”) dibanding lagu-lagu Koes Plus. Saat itu Nomo, selain bermusik juga mempunya pekerjaan sampingan. Sementara Tonny menghendaki totalitas dalam bermusik yang membuat Nomo harus memilih. Akhirnya Koes Bersaudara harus berubah. Kelompok Koes Plus dimotori oleh almarhum Tonny Koeswoyo (anggota tertua dari keluarga Koeswoyo). Koes Plus dan Koes Bersaudara harus dicatat sebagai pelopor musik pop di Indonesia. Sulit dibayangkan sejarah musik pop kita tanpa kehadiran Koes Bersaudara dan Koes Plus.
Tradisi membawakan lagu ciptaan sendiri adalah tradisi yang diciptakan Koes Bersaudara. Kemudian tradisi ini dilanjutkan Koes Plus dengan album serial volume 1, 2 dan seterusnya. Begitu dibentuk, Koes Plus tidak langsung mendapat simpati dari pecinta musik Indonesia. Piringan hitam album pertamanya sempat ditolak beberapa toko kaset. Mereka bahkan mentertawakan lagu “Kelelawar” yang sebenarnya asyik itu.
Kemudian Murry sempat ngambek dan pergi ke Jember sambil membagi-bagikan piringan hitam albumnya secara gratis pada teman-temannya. Dia bekerja di pabrik gula sekalian main band bersamaGombloh dalam grup musik Lemon Trees. Tonny yang kemudian menyusul Murry untuk diajak kembali ke Jakarta. Baru setelah lagu “Kelelawar” diputar di RRI orang lalu mencari-cari album pertama Koes Plus. Beberapa waktu kemudian lewat lagu-lagunya “Derita”, “Kembali ke Jakarta”, “Malam Ini”, “Bunga di Tepi Jalan” hingga lagu “Cinta Buta”, Koes Plus mendominasi musik Indonesia waktu itu.

[sunting]Kiblat Musik Pop Indonesia

Dengan adanya tuntutan dari produser perusahaan rekaman maka group-group lain yang “seangkatan” seperti Favourites, Panbers, Mercy's, D'Lloyd menjadikan Koes Plus sebagai “kiblat”, sehingga group-group ini selalu meniru apa yang dilakukan Koes Plus, pembuatan album di luar pop Indonesia, seperti pop melayu dan pop jawa menjadi trend group-group lain setelah Koes Plus mengawalinya.
"Seandainya kelompok ini lahir di Inggris atau AS bukan tidak mungkin akan menggeser popularitas Beatles"[rujukan?]
“Lagu Nusantara I” (Volume 5), “Oh Kasihku” (Volume 6), “Mari-Mari” (Volume 7), “Diana” dan “Kolam Susu” ( Volume 8) merajai musik pop waktu itu. Puncak kejayaan Koes Plus terjadi ketika mereka mengeluarkan album Volume 9 dengan lagu yang sangat terkenal “Muda-Mudi” (yang diciptakan Koeswoyo, bapak dari Tonny, Yon dan Yok). Disusul lagu “Bujangan” dan “Kapan-Kapan” dari volume 10. Masih berlanjut dengan lagu “Nusantara V” dari album Volume 11 dan “Cinta Buta” dari album Volume 12.
Bersamaan dengan itu Koes Plus juga mengeluarkan album pop Jawa dengan lagu yang dikenal dari tukang becak, ibu-ibu rumah tangga, hinga anak-anak muda, yaitu “Tul Jaenak” dan “Ojo Nelongso”. Belum lagi lagu mereka yang berirama melayu seperti “Mengapa”, “Cinta Mulia” dan lagu keroncongnya yang berjudul “Penyanyi Tua”. Sayang sekali di setiap album yang mereka keluarkan tidak ada dokumentasi bulan dan tahun, sehingga susah melacak album tertentu dikeluarkan tahun berapa. Bahkan tidak ada juga kata-kata pengantar lainnya. Album mereka baru direkam secara teratur mulai volume VIII setelah ditandatangani kontrak dengan Remaco. Sebelumnya perusahaan yang merekam album-album mereka adalah “Dimita”.
Pada tahun 1972-1976 udara Indonesia benar-benar dipenuhi oleh lagu-lagu Koes Plus. Baik radio atau orang pesta selalu mengumandangkan lagu Koes Plus. Barangkali tidak ada orang-orang Indonesia yang waktu itu masih berusia remaja yang tidak mengenal Koes Plus. Kapan Koes Plus mengeluarkan album baru selalu ditunggu-tunggu pecinta Koes Plus dan masyarakat umum.
Tahun 1972 Koes Plus sempat menjadi band terbaik dalam Jambore Band di Senayan. Semua peserta menyanyikan lagu Barat berbahasa Inggris. Hanya Koes Plus yang berani tampil beda dengan menyanyikan lagu “Derita” dan “Manis dan Sayang”.

[sunting]Rekor Album

Dari informasi yang dikirim seorang penggemar Koes Plus, ternyata prestasi Koes Plus memang luar biasa. Pada tahun 1974 Koes Plus mengeluarkan 22 album, yaitu terdiri dari album lagu-lagu baru dan album-album "the best" termasuk album-album instrumentalia, yang dibuat dari instrument asli Koes Plus atau rekaman "master" yang kemudian diisi oleh permainan saxophone Albert Sumlang, seorang pemain dari group the Mercy's. Jadi rata-rata mereka mengeluarkan 2 album dalam satu bulan. Tahun 1975 ada 6 album. Kemudian tahun 1976 mereka mengeluarkan 10 album. Mungkin rekor ini pantas dicatat di dalam Guinness Book of Record. Dan hebatnya, lagu-lagu mereka bukan lagu ‘asal jadi’, tetapi memang hampir semua enak didengar. Bukti ini merupakan jawaban yang mujarab karena banyak yang mengkritik lagu-lagu Koes Plus cuma mengandalkan “tiga jurus”: kunci C-F-G.
Karena banyak jasanya dalam pengembangan musik, masyarakat memberikan tanda penghargaan terhadap prestasinya menjadi kelompok legendaris dengan diberikannya tanda penghargaan melalui "Legend Basf Award, tahun 1992.Prestasi yang dimiliki disamping masa pengabdiannya dibidang seni cukup lama, produk hasil ciptaan lagunya pun juga memadai karena sejak tahun 1960 sampai sekarang berhasil menciptakan 953 lagu yang terhimpun dalam 89 album. Prestasi hasil ciptaan lagu untuk periode kelompok Koes Bersaudara sebanyak 203 lagu (dalam 17 album),sedang untuk periode kelompok Koes Plus sebanyak 750 lagu dalam 72 album (Kompas,13 September 2001).
Salah satu anggota Koes Plus mengatakan bahwa mereka dibayar sangat mahal pada masa jayanya. Yon mengungkapkan bahwa pada tahun 1975 mereka manggung di Semarang. "Waktu itu pada tahun 1975, kami telah dibayar Rp 3 juta saat pentas di Semarang," kenang dia. Padahal, saat itu harga sebuah mobil Corona tahun 1975 kira-kira Rp 3,750 juta. Bila dikurs saat ini bayaran tersebut kurang lebih sama dengan Rp 150 juta.(Suara Merdeka, 4 Mei 2001)
Waktu itu, Rp 3,5 juta sangat tinggi, mengingat mobil sedan baru Rp 3 juta. Jika dikurskan dengan nilai uang sekarang, jumlah itu sama dengan Rp 200 juta sampai Rp 300 juta. Jumlah penonton melimpah ruah tidak seperti sekarang, kenang Yon. (Suara Merdeka, 23 Oktober 2001).
Setelah itu popularitas Koes Plus mulai redup. Mungkin karena generasi sudah berganti dan selera musiknya berubah. Koes Plus vakum sementara dan Nomo masuk lagi menggantikan Murry, sekitar akhir 1976-an. Koes Bersaudara terbentuk lagi dan langsung ngetop dengan lagunya “Kembali” yang keluar tahun 1977. Murry bersama groupnya Murry's Group juga cukup menggebrak dengan lagunya “Mamiku-papiku”. Tidak bertahan lama tahun 1978 kembali terbentuk Koes Plus. Lagu barunya, “Pilih Satu” juga langsung populer. Setelah itu keluar lagu “Cinta”, dengan aransemenorchestra, yang benar-benar berbeda dengan lagu Koes Plus yang lain. Kemudian populer juga album melayu mereka yang memuat lagu “Cubit-Cubitan” dan “Panah Asmara”. Tetapi Koes Plus generasi ini tidak lagi sepopuler sebelumnya. Walaupun, kalau disimak lagu-lagu yang lahir setelah 1978, masih banyak lagu mereka yang bagus.
Nasib Koes Plus kini sangat tragis. Seperti kata Yon suatu ketika bahwa Koes Plus hanya besar namanya tetapi tidak punya apa-apa. Ucapan ini memang pas untuk mewakili keadaan personel Koes Plus. Mereka tidak mendapatkan uang dari hasil penjualan kaset yang berisi lagu-lagu lama mereka. Tidak seperti para penyanyi/pemusik masa kini yang gaya hidupnya “wah” karena dari segi finansial pendapatannya sebagai penyanyi/pemusik cukup terjamin. Begitu juga bekas group-group tersohor seperti Beatles, atau Led Zeppelin, mereka hidup dengan enak hanya dari royalti kaset/VCD/CD/DVD yang mereka hasilkan. Sampai anak-anak dan istri mereka pun menikmati kelimpahan finansial ini.
Koes Plus hanya dibayar sekali untuk setiap album yang dihasilkan. Tidak ada royalti, tidak ada tambahan fee untuk setiap CD/kaset yang terjual. Maka tidak heran ketika tahun 1992 Yon harus jualan batu akik untuk menghidupi rumah tangganya. Sementara kaset dan CD lagunya masih laris terjual di Indonesia. Sekarang pun di usianya yang ke-63 Yon dan kawan-kawan (Murry beberapa kali tidak tampil karena sakit) membawa nama Koes Plus harus manggung untuk mendapatkan uang. Dengan sisa-sisa suara dan kekuatannya mereka harus menjual suara dan tenaganya. Yon memang tidak merasakan ini sebagai beban. Dia bersyukur lagunya masih dicintai orang. Tetapi kita prihatin mendengar kabar seperti ini.

[sunting]Diskografi

  1. Koes Plus Dheg-dheg Plas (Melody. LP-23)
  1. Natal bersama Koes Plus (EP) (mesra. EP-97)
  2. Koes Plus Volume 2 (Mesra. LP-44)
  1. Koes Plus Volume 3 (Mesra. LP-48)
  1. Koes Plus Volume 4 Bunga Di Tepi Jalan (Mesra. LP-50)
  2. Koes Plus Volume 5 (Mesra. LP-51)
  1. Koes Plus Volume 6 (Mesra. LP-60)
  2. Koes Plus Volume 7 (Mesra. LP-65)
  3. Koes Plus Volume 8 (Remaco. RLL-187)
  4. Koes Plus Volume 9 (Remaco. RLL-208)
  5. Christmas Song (Remaco. RLL-210)
  1. Koes Plus Volume 10 (Remaco. RLL-209)
  2. Koes Plus Volume 11 (Remaco. RLL-301)
  3. Koes Plus Volume 12 (Remaco. RLL-302)
  4. Koes Plus Qasidah Volume 1 (Remaco. RLL-341)
  5. Natal bersama Koes Plus (LP) (Remaco. RLL-342)
  6. Koes Plus The Best Of Koes
  7. Koes Plus Pop Anak-Anak Volume 1 (Remaco. RLL-306)
  8. Koes Plus Another Song For You (Remaco. RLL-348)
  9. Koes Plus Pop Melayu Volume 1 (Remaco. RLL-314)
  10. Koes Plus Pop Melayu Volume 2 (Remaco. RLL-347)
  11. Koes Plus Pop Jawa Volume 1 (Remaco. RLL-248)
  12. Koes Plus Pop Jawa Volume 2 (Remaco. RLL-311)
  13. Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 (Remaco. RLL-299)
  14. Koes Plus Pop Keroncong Volume 2 (Remaco. RLL-300)
  15. Koes Plus Volume 8 (Instrumental)
  16. Koes Plus Volume 9 (Instrumental)
  17. Koes Plus Volume 10 (Instrumental)
  18. Koes Plus Volume 11 (Instrumental)
  19. Koes Plus The Best Of Koes (Instrumental)
  20. Koes Plus Pop Jawa Vol 1 (Instrumental)
  21. Koes Plus Pop Jawa Vol 2 (Instrumental)
  22. Koes Plus Pop Melayu Volume 1 (Instrumental)
  23. Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 (Intrumental)
  1. Koes Plus Volume 13 (Remaco. RLL-303)
  2. Koes Plus Volume 14 (Remaco. RLL-631)
  3. Koes Plus Selalu Dihatiku (Remaco. RLL-468)
  4. Koes Plus Pop Anak-Anak Volume 2 (Remaco. RLL-448)
  5. Koes Plus Pop Melayu Volume 3 (Remaco. RLL-390)
  6. Koes Plus Pop Jawa Volume 3
  7. Koes Plus Pop Melayu Volume 2 (Instrumental)
  1. Koes Plus In Concert (Remaco. RLL-635)
  2. Koes Plus History Of Koes Brothers (Remaco. RLL-715)
  3. Koes Plus In Hard Beat Volume 1 (Remaco. RLL-717)
  4. Koes Plus In Hard Beat Volume 2 (Remaco. RLL-768)
  5. Koes Plus In Folk Song Volume 1 (Remaco. RLL-)
  6. Koes Plus Pop Melayu Volume 4 (Remaco. RLL-730)
  7. Koes Plus Pop Keroncong Volume 3 (Remaco. RLL-388)
  8. Koes Plus Pop Jawa Melayu (Remaco. RLL-633)
  9. Koes Plus Volume 12 (Instrumental)
  1. Koes Plus Pop Jawa Volume 4
  1. Koes Plus 78 Bersama Lagi (Purnama. PLL-2061)
  2. Koes Plus 78 Melati Biru (Purnama. PLL-2077)
  3. Koes Plus 78 Pop Melayu Cubit-Cubitan (Purnama. PLL-3055)
  1. Koes Plus 79 Melepas Kerinduan (Purnama. PLL-323)
  2. Koes Plus 79 Berjumpa Lagi (Purnama. PLL-3040)
  3. Koes Plus 79 Aku Dan Kekasihku (Purnama. PLL-4022)
  4. Koes Plus 79 Pop Melayu Angin Bertiup (Purnama. PLL-4009)
  1. Koes Plus 80 Jeritan Hati (Remaco. PLL-4044)
  1. Koes Plus 81 Sederhana Bersamamu (Purnama. PLL-5091)
  2. Koes Plus 81 Asmara
  3. Koes Plus Medley 13 Th Karya Koes Plus
  4. Koes Plus 81 Pop Melayu Oke Boss
  5. Koes Plus Medley Dangdut 13 Th Karya Koes Plus
  1. Koes Plus 82 Koperasi Nusantara
  2. Koes Plus 81 Pop Keroncong
  1. Koes Plus 83 Da da da
  2. Koes Plus Re-Arrange I & II
  1. Koes Plus 84 Angin Senja & Geladak Hitam
  2. Koes Plus 84 Palapa
  3. Memble
  4. Koes Plus Album Nostalgia Platinum 1
  5. Koes Plus Album Nostalgia Platinum 2
  6. Koes Plus Album Nostalgia Platinum (Intrumental)
  1. Koes Plus 85 Senja Kelabu
  1. Koes Plus 87 Cinta Di Balik Kota
  2. Koes Plus 87 Lembah Derita
  3. Milik Illahi